Liburan Ke Belitung Ada Vihara Dewi Kwan-im

Liburan Ke Belitung Ada Vihara Dewi Kwan-im

Destinasi yang ditawarkan oleh Belitung tidak hanya mengenai arena wisata alam yang mempesona namun banyak wisata lain yang membuktikan bahwa Belitung adalah salah satu tempat yang menjadi destinasi terbaik dalam urutan pencaharian Google.

Di Belitung ada yang berbeda, ada beberapa situs sejarah dan adat yang bisa menjadi destinasi kita untuk berwisata. Salah satu nya vihara Buddhayana Dewi Kwan Im atau yang lebih dikenal dengan Vihara Kwan-im, Belitung.

Tempat ibadah bagi umat Buddha ini tidak hanya sering didatangi oleh kelompok keturunan etnis Tionghua atau yang beragama Buddha. Tempat ini sudah menjadi tempat wisata bagi semua umat yang ingin tahu atau sekedar menikmati keindahan Vihara Kwan-im.

Vihara ini adalah Vihara tertua di pulau Belitung. Vihara Dewi Kwan-im ditemukan pertama kali pada tahun 1747. jauh sebelum migrasi orang Tionghoa ke Belitung yang dibawa Belanda untuk mengeruk Timah dari tanah Belitung. Ada cerita yang mengatakan, konon Dewi Kwan-im pernah bersembahyang di atas batu yang ada di Kon Im, salah satu tempat sembahyang yang ada di Vihara ini. Terletak Desa Burung Mandi kecamatan Manggar Belitung Timur, dapat ditempuh sekitar 2 jam dari pusat kota Belitung tanjung pandan dan sekitar 30 menit dari kota manggar, kabupaten Belitung timur.

Untuk memasuki vihara ini kita harus menaiki anak tangga yang berjumlah kurang lebih 80 anak tangga. Vihara ini memiliki tiga tempat sembahyang. Pertama, Shimunyo yang berada di dekat anak tangga. Jika naik ke atas sedikit lagi kita akan menjumpai satu lagi tempat sembahyang bernama Sitiyamuni.

Di paling atas, kita akan berada tempat sembahyang yang paling besar di vihara ini yaitu Kon Im. Di Vihara Kwan-im, Belitung ini terdapat sebuah kolam dimana wisatawan boleh melempar koin sambil mengucapkan permohonan kita. Kolam ini disebut Kolam Tujuh Bidadari. Banyak masyarakat atau wisatawan yang percaya bahwa dengan melemparkan koin ke dalam kolam permohonan mereka dapat terkabul.

Selain sebagai tempat ibadah yang penuh dengan nilai sejarah, Vihara Kwan-im, Belitung ini juga memiliki latar background pemandangan indah Gunung Burung Mandi yang terletak persis di belakang vihara ini. Jika kita beruntung, kita akan melihat kawanan monyet yang turun dari bukit untuk mencari makan ke Vihara.

Tak hanya pemandangan menarik yang bisa dinikmati, kita juga dapat berfoto mengunakan pakaian cina kuno (Cheoongsam) yang sudah disewakan oleh pengurus Vihara. Kita juga bisa meminta pengurus vihara untuk diramal menggunakan sejumput bambu yang berisi tulisan. Vihara ini merupakan salah satu objek wisata religi di Belitung yang sering dikunjungi wisatwan lokal dan asing. Jangan lupa ya ke Vihara Kwan-im, Belitung.