Mari Berwisata Memacu Andrenaline di Ketinggian Dunia

Mari Berwisata Memacu Andrenaline di Ketinggian Dunia

Berwisata di Dunia banyak sekali yang memberikan kita kebahagiaan tersendiri. Berbagai pilihan destinasi wisata dipersembahkan untuk para Traveller dan wisatawan. Namun yang memberikan keseruan dalam Andrenaline juga ada.

Beberapa lebih gemar datang ke tempat-tempat indah yang alami, ada juga yang lebih suka datang ke tempat hits. Tak sedikit yang memilih datang ke tempat yang menantang adrenalin. Jika Teman Traveler takut dengan ketinggian, jangan coba-coba datang ke tempat ini. Mari Berwisata Memacu Andrenaline di Ketinggian Dunia :

Wansheng Ordovician, Cina

Cina memiliki salah satu destinasi wisata di ketinggian yang bikin merinding. Terletak 100 km dari Chongqing, kota besar di Cina barat daya, tempat ini merupakan destinasi paling tepat jika Teman Traveler adalah pecinta adrenaline. Ada jembatan kaca terpanjang di dunia yang menggantung 120 meter di atas tanah. Ada juga ayunan di tepi tebing setinggi 300 meter. Salah satu wahana yang menantang adalah berjalan di jembatan setinggi 152 meter dan harus melangkahi celah-celah kayu yang lebar.

Thrill Walk, Switzerland

Di Eropa, jalur trekking di gunung sangat mudah untuk ditemukan. Salah satunya adalah Thrill Walk yang ada di Swiss. Jalan sepanjang 200 meter ini terbuat dari material kaca dan baja. Destinasi ini terletak di Berner Oberland dan membentang di ketinggian 2.970 meter di atas permukaan laut. Berada di tengah-tengah Pegunungan Alpen, Thrill Walk memiliki pemandangan puncak gunung di sekelilingnya. Tak hanya kaca, terdapat juga jembatan melingkat yang terbuat dari kawat berbentuk terowongan.

Plank Road in The Sky, Gunung Hua

destinasi wisata di ketinggian lainnya ada di Gunung Huashan. Pendakian ini termasuk salah satu destinasi berbahaya di dunia. Dalam pendakian yang menantang adrenalin di Gunung Huashan ini, para pengunjung harus melintasi papan-papan tipis di sisi gunung yang dihubungkan pada tepian tebing setinggi 7.000 kaki. Banyak yang menyebut tempat ini sebagai pendakian berbahaya di dunia. Dikabarkan sekitar 100 orang meninggal sepanjang tahun 2015.

Dinner in The Sky

Hakuna Matata, sebuah agen komunikasi yang berkonsentrasi dalam bidang gourmet dan The Fun Group, yaitu sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam seni instalasi adalah pelopor wahana ini. Dua perusahaan tersebut bergabung dan membuat meja makan terbang yang menyajikan makan malam di langit. Teman Traveler dapat merasakan sensasi makan menggantung di ketinggian 50 meter dengan 22 orang lainnya.