Wisata Bali : Pura Keraban

Wisata Bali : Pura Keraban

Wisata Bali : Pura Keraban

Berwista Bali sudah tidak asing lagi dengan pesona nya, mulai dari wisata asik hingga wisata bersejarah. Dan Bali merupakan tempat wisata nomor satu di Indonesia yang paling banyak digemari oleh para turis, pengunjung, wisatawan baik local maupun wisata asing.

Pulau Bali di juluki sebagai pulau seribu pura ini memag tanpa alasan, julukan tersebut karena bayak sekali ditemukan pura yang terkenal oleh wisatawan maupun yang belum. Pura Keraban Langit adalah satu diantara banyaknya pura yang terpenting di Bali yang mana lokasinya tergolong unik yaitu di tepi tebing sebuah sungai. Pura ini berlokasi di Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Tidak hanya memiliki bangunan yang unik dengan hiasan arca khas bangunan pura, namun struktur lokasi Pura Keraban Langit juga cukup unik. Keunikannya terletak pada bangunan pura yang berada pada sebuah goa dengan kedalaman 6 meter. Ditambah unik dengan adanya lubang di atas goa tersebut sehingga sinar matahari dapat masuk ke dalam goa. Kondisi inilah sehingga pura suci ini dinamakan Pura Keraban Langit Sading yang mempunyai makna pura yang beratapkan langit dan berada dalam goa.

Pura ini juga masih termasuk Pura Dang Kahyangan, sehingga ketika jatuh dihari kelahiran maka akan banyak masyarakat sekitar yang melakukan penyucian. Pura Keraban Langit dipercaya sebagai salah satu pura sakral, tak sedikit dari mereka yang melakukan meditasi disini. Didalamnya ada sebuah mata air yang dipercaya bisa membawa keberkahan dan disetiap hari-hari tertentu seperti hari Raya Saraswati maupun Siwalatri banyak wisatawan yang berkunjung hanya untuk melakukan pemujaan ataupun bersemedi.

Di sebelah selatan pura, terdapat sebuah pemandian umum dengan 5 buah pancuran. Pancuran ini bersumber dari Tirtha Selaka yang berada dalam goa. Pura ini tak hanya tempat suci untuk pembersihan diri, namun juga untuk memohon kesembuhan dari penyakit dan memohon keturunan. Hal ini merujuk pada sebuah cerita, berawal dari sepasang suami istri yang ingin mempunyai anak setelah sekian lama berumah tangga, lalu suami tersebut memohon kehadapan para dewa yang berada di puncak Gunung Agung agar istri tercintanya dikaruniai anak.

Setelah mendapat petunjuk, ia harus mencari air/Tirta Selaka yang berada di dalam goa di Desa Sading. Setelah mendapat air/tirta tersebut lalu diberikan ke istrinya untuk diminum, selang tidak berapa lama setelah air diminum istrinya mengandung dan akhirnya melahirkan anak kembar. Sejak saat itu air yang berada di dalam goa atau Pura Keraban langit dianggap suci dan membawa berkah bagi siapapun yang menggunakannya.