Destinasi Travelling Jawa Timur Yaitu Blitar Yang Memukau

Wah jika mengenal Wisata di Indonesia cukup banyak yang direkomendasikan. Selain berwisata di Jawa Barat, Jawa Tenag tak heran Jawa Timur juga menampilkan beberapa destinasi wisata yang cukup unik. Salah satunya yaitu Blitar.

Destinasi Travelling Jawa Timur Yaitu Blitar Yang Memukau. Blitar terus bergeliat menjadi salah satu kota di Indonesia yang menyuguhkan banyak destinasi wisata. Kenyataanya memang seperti itu, setelah sebelumnya bermunculan destinasi wisata seperti halnya ada Fish Garden, Hutan Pinus Gogoniti, Gardu Kelud dan masih banyak lagi yang lainnya, Blitar menambah lagi jajaran destinasi wisata baru yang bisa di tujuan traveling.

Berikut adalah beberapa Destinasi Travelling Jawa Timur Yaitu Blitar Yang Memukau :

1. Konyar Hill

Konyar Hill merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan perbukitan cantik dengan panorama Gunung Kelud dan Gunung Kawi. Ini merupakan destinasi wisata baru yang juga menyuguhkan banyak spot selfie kekinian, salah satu yang cukup difavoritkan para pengunjung adalah gardu pandang dengan bentuk “I Love You.” Lokasinya berada di Desa Sukoanyar, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

2. Bukit Bonsai

Wisata alam hijau memang sedang jadi favorit banyak orang. Ditambah lagi dengan berbagai spot kekinian, tentu saja akan menyedot banyak sekali pengunjung. Bukit Bonsai ini salah satunya taman wisata hijau yang menyuguhkan berbagai spot kekinian. Taman ini baru dibuka pada tanggal 3 Desember 2017 yang lalu. Meskipun bisa dibilang baru beberapa bulan saja dibuka, taman ini sudah ramai pengunjung. Lokasinya berada di Kawasan Canding Simping, di Ds. Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

3. Bukit Bunda

Ada juga Bukit Bunda yang berlokasi di Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Blitar, Jawa Timur. Destinasi wisata satu ini terletak di Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Blitar. Banyak spot foto kece yang bisa digunakan di sini. Contohnya adalah panggung cinta, payung cinta, trail dan lain sebagainya. Lokasi perbukitan kars membuat Bukit Bunda ini memiliki panorama yang khas.

4. Negeri Dongeng Blitar

Baru juga di Blitar, menyuguhkan konsep berbagai landmark dunia yang keren-keren. Ada miniatur Candi Borobudur, Kincir Angin Belanda, Colosseum Roma, Menara Eiffel, Menara Pisa, Piramida Giza Mesir, Patung Liberty dan masih banyak lagi yang lainnya. Mirip-mirip dengan destinasi wisata di Jogja, the World Landmark Merapi Park. Sementara itu untuk lokasinya sendiri berada di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Blitar.

Beberapa Destinasi Kincir Angin di Indonesia, Seperti ke Belanda

Negara di Dunia yang paling terkenal dengan negara Kincir Angin adalah Belanda. Negara kawasan Eropa tersebut juga cukup familiar dikunjungi para wisatawan. Nah semua orang pasti tertarik jika berkunjung ke salah satu negara termahal tersebut. Namun ada kabar baik, kamu tak perlu jauh-jauh mengeluarkan uang untuk bisa melihat keindahannya. Berikut adalah Beberapa Destinasi Kincir Angin di Indonesia, Seperti ke Belanda

 

Small World Purwokerto

Terletak di Jalan Raya Baturraden Barat Nomor 270, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Small World Purwokerto menawarkan miniatur landmark dari beberapa negara. Selain Kincir Angin dari Belanda, ada pula Menara Pisa dan Colosseum dari Italia, Patung Liberty dari Amerika, Menara Eiffel dari Prancis, Patung Merlion dari Singapura, Monas dari Indonesia, Piramida dari Mesir, Petronas Tower dari Malaysia dan masih banyak lagi. Semua cantik dan pastinya bakal membuatmu betah keliling di sini.

Merapi Park Yogyakarta

Masih baru dibuka, Merapi Park Yogyakarta sudah banjir oleh wisatawan. Destinasi yang terletak di Hargobinangun, Pakem, Sleman ini bukan hanya menawarkan kincir angin, tapi banyak landmark dari negara lain yang cukup mencuri perhatian. Seperti Menara Eiffel dan Big Ben menjadi spot foto paling asyik. Berniat keliling dunia, kamu wajib liburan ke sini dulu nih! Lumayan, tiket masuknya hanya Rp15.000 per orang.

Barusen Hills

Warga Bandung pasti tahu dengan Barusen Hills. Objek wisata kekinian di Lembang ini memiliki beberapa taman tematik unik, salah satunya Taman Bunga Belanda. Selain beragam bunga segar, ada pula sebuah kincir angin mini. Bedanya, kamu hanya mengeluarkan uang sekitar Rp20.000-Rp25.000 untuk ke sini. Sedangkan ke Belanda butuh sekitar Rp8.000.000, itu pun hanya untuk tiket pesawat pulang pergi.

Kampung Tulip Bandung

Bandung memang selalu juara. Setelah mengenalkan Farmhouse Lembang, ternyata di kota ini juga terdapat Kampung Tulip di kawasan Rancasari. Di Kampung Tulip ini pula ada kincir angin serta pemandangan yang mirip dengan Belanda. Hanya membayar sekitar Rp9.000, berfoto di depan kincir atau di taman bunga tulipnya. Menariknya lagi, pengunjung juga dapat menyewa kostum ala noni-noni di sini.

Taman Wisata Matahari

Bukan hanya Bandung, Puncak Bogor juga memiliki destinasi yang menawarkan pesona Belanda ukuran mini. Objek wisata tersebut adalah Taman Wisata Matahari yang lengkap dengan kincir anginnya. Kerennya lagi, posisi bangunan tersebut berada tepat di hadapan danau dengan pemandangan sempurna. Mau foto dari manapun, hasilnya bakalan tetap menawan

Agrowisata Salib Putih

Berada di kawasan kaki Gunung Merbabu, Agrowisata Salib Putih menawarkan banyak fasilitas mulai dari perkebunan, restoran, penginapan hingga kolam renang. Namun, salah satu yang paling menarik perhatian wisatawan adalah taman. Bukan hanya punya bunga cantik yang bermekaran, di sudut lain juga ada bangunan kincir angin yang menarik untuk dijadikan spot foto. Tak perlu jauh-jauh ke Belanda, kamu bisa serasa berada di luar negeri saat liburan di sini.

Wisata Keluarga Paling Populer : Kebun Binatang Ragunan Jakarta

Menikmati akhir pekan yang indah juga bisa di rasakan di Jakarta. Jakarta cukup luas dengan penawaran destinasi yang cukup unik, seperti Dunia Fantasi, Taman Mini Indonesia Indah atau yang cukup terkenal dikalangan keluarga adalah Kebun Binatang Ragunan Jakarta.

Kebun Binatang Ragunan, tentu nama ini amat populer bagi para wisatawan saat menyebut nama tempat wisata di Jakarta. Bisa dibilang tempat ini amat legendaris, dari waktu ke waktu mengalami perkembangan dan penuh dengan kenangan.

Kebun binatang ini terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kebun binatang ini merupakan satu-satunya kebun binatang di Jakarta.

Keistimewaan Kebun Binatang Ragunan

Lantas apa yang menarik perhatian para pengunjung datang ke Kebun Binatang Ragunan? Salah satu keistimewaan kebun binatang ini adalah adanya pusat primata. Pusat primata ini dirancang oleh seorang pencinta hewan, yaitu Nyonya Puck Schmutzer.

Ia adalah warga Jerman yang menyumbangkan seluruh kekayaannya pada sebuah yayasan untuk dibuatkan sebuah pusat primata di Indonesia.

Kehidupan hewan primata yang ada di Indonesia, dapat dilihat di pusat primata ini. Orangutan, gorila, lutung, beruk, dan lainnya. Di sini, Anda bakal merasa sedang memasuki hutan tropis yang indah.

Kisah Sejarah

Kebun Binatang Ragunan ini didirikan tanggal 19 September 1864, oleh perhimpunan penyayang flora dan fauna pada masa penjajahan Belanda.

“Planten en Dierentuin’’ yang berarti “Kebun Tanaman dan Hewan” menjadi nama pertama dalam bahasa Belanda’. Letak kebun ini saat itu masih di di daerah Cikini, Jakarta Pusat.

Banyaknya pembangunan di kawasan itu, membuat kebun binatang tersebut menjadi makin sempit. Akhirnya, di tahun 1964, kebun binatang tersebut dipindahkan ke Ragunan.

Pada tanggal 22 Juni 1966, lokasi ini secara resmi dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Ali Sadikin.

Koleksi Hewan

Sejak pindah, koleksi hewannya terus bertambah banyak. Awalnya, hanya 450 ekor hewan. Saat ini, Kebun Binatang Ragunan dihuni oleh 2.009 ekor hewan.
Selain hewan mamalia, ada juga hewan beraneka jenis burung. Mulai dari burung kakatua, merak, pelikan, hingga burung kasuari yang tidak dapat. Anda juga dapat melihat reptil, seperti kura-kura, komodo dan aneka macam ular.

Untuk kalian yang mau datang, sekedar informasi Kebun Binatang Ragunan buka setiap hari! Traveler dapat berkunjung bersama seluruh anggota keluarga. Senin-Minggu dari pukul 06.00-16.00 WIB. Tiket masuknya, sangat terjangkau.

Wisata Berenang di Pantai Putih Tanjung Kelayang Belitung

Melihat pesona liburan asik di Pantai sambil berenang menikmati Pantai dengan pasir putih dan air yang jernih, hal itu semua bisa ditemukan di Belitung. Tempat yang cukup populer ini adalah Tanjung Kelayang.

Tanjung Kelayang merupakan semenanjung yang menjorok ke arah Utara.Dengan pulau granit batu kelayang terletak sebelah Timur, Tanjung Kelayang adalah pantai pasir putih yang membentang sepanjang beberapa kilometer. Dari Tanjung Kelayang terhampar pantai pasir putih sejauh kurang lebih 4km sampai ke Tanjung Tinggi.

Pantai sebelah Timur merupakan tempat yang baik untuk berenang, karena permukaan dasar pantai jernih dan berpasir putih. Tempat ini juga baik jika anda ingin bermain di tepi pantai karena permukaan pantai yang lebar. Pantai sebelah Timur adalah pintu masuk Tanjung Kelayang, di sini hanya ada pasir putih, tidak ada granit di pantai. Dari sana pengunjung biasanya berjalan sepanjang pantai kurang lebih 300m ke arah Utara, dimana bisa ditemukan bebatuan granit, tersebar sepanjang ujung semenanjung dan juga di permukaan laut. Salah satunya yang berbentuk seperti burung kelayang tadi.

Sementara itu pantai sisi Barat memiliki pemandangan berbeda. Panjang pantai tidak sepanjang sisi Timur karena di sisi Barat terdapat lebih banyak batu-batu granit. Pemandangan unit dari pantai sisi Barat adalah 3 pulau kecil, kira-kira 300m dari bibir pantai. Dikombinasikan dengan bebatuan granit besar yang tersebar di permukaan laut, pemandangan di sisi Barat menjadi lebih menarik, terutama pada saat matahari terbenam. Tempat terbaik untuk menikmati pemandangan pantai sisi Barat adalah dari puncak batu-batu granit di area ujung dari semenanjung.

Tanjung kelayang merupakan juga tempat start jika anda ingin tur ke pulau-pulau kecil di sekitar tanjung kelayang, seperti pulau lengkuas, pulau burung, pulau batu berlayar. di sekitar pantai terdapat banyak perahu nelayan yang bisa disewa.

Dengan jarak yang begitu dekat dari pantai, perjalanan dengan perahu kurang lebih 30 menit dan anda bisa berjalan mengitari pulau-pulau yang tidak berpenghuni itu karena sepanjang pulau dikelilingi oleh pasir putih. Jangan lupa membawa persediaan air minum dan snack karena tidak ada air minum dan tidak ada orang di pulau-pulau itu. kecuali di pulau lengkuas, kita akan mendapati penjaga mercusuar yang sangat ramah, tapi tetap walaupun pulau ini berpenghuni, mereka tidak menyediakan air minum.

Wisata Pantai Tanjung Tinggi Belitung

Pesona Pantai Belitung selalu saja memberikan sisi lain kehidupan yang begitu Indah. Kita akan terbuai dengan pemandangan dan keindahan alam yang ada di Belitung. Pantai Tanjung Tinggi Belitung merupakan salah satu pantai terindah, karena diapit oleh dua semenanjung. Pantai ini berpasir putih, dan unik karena terdapat ratusan batu granit yang berukuran besar bahkan dapat dikatakan raksaksa yang tersebar di kedua semenanjung dan juga di laut di depan pantai.

Ukuran granit mulai dari beberapa meter kubik hingga ratusan meter kubik lebih besar dari sebuah bangunan sebesar rumah. Kita bias naik, berjalan dan melompat diantara batu-batuan untuk menikmati pemandangan yang indah dari setiap sudut kita berdiri. Bentuk dari batu-batu besar itu juga unik, sebagian membentuk gua, juga ada Batu-batu yang bertumpuk satu sama lain membentuk obyek yang menarik. Sehingga terkesan sangat eksotis

Bagi yang senang dengan fotografi pasti menyukai pantai ini, karena pemkitangan nya luar biasa. disini juga merupakan salah satu tempat syuting lascar pelangi. Pantai Tanjung Tinggi Belitung sangat indah dinikmati di sore hari, kita bisa melihat Anak-anak kecil dan keluarga yang bersantai di sore hari. ombak di pantai ini tidak besar, air lautnya jernih dengan permukaan bawah laut yang berpasir, anak-anak akan sangat suka bermain di pantai.

Kita tidak perlu khawatir dengan serangan ikan hiu, karena di Belitung tidak pernah terjadi serangan hiu. Yang kita mungkin harus waspadai adalah ubur-ubur, khususnya yang berukuran besar. Pelabuhan Bilik atau disebut juga tajung tinggi (belitung). Dahulu tempat ini adalah tempat pelabuhan bagi nelayan desa terdekat yaitu Keciput atau Tanjung Tinggi.

Di Tanjung Tinggi ini bisa kita temukan banyak tempat makan. Ini adalah tempat yang menyenangkan untuk kita beristirahat sejenak, minum kopi atau memesan makan siang. Menu utama disini adalah seafood. Hanya saja, jangan berharap kita mendapatkan pelayanan sekelas restoran Karena meraka hanya orang biasa dari desa yang membuka restoran sederhana. Tapi Jangan khawatir, orang di sana selalu ramah tamu.

Jika kita ingin berenang, sambil menikmati eksotis batu besar kita tidak perlu takut tidak ada fasilitas untuk membersihkan diri , karena Restoran biasanya menyediakan fasilitas untuk mandi dan membersihkan badan dari air Total panjang pantai kira-kira 1.2km, tapi kita bisa berjalan lebih jauh lagi karena sepanjang pantai pasir tetap putih