Wisata baru di Danau Singkarak, Bukit Cinangkiak

Ini dia wisata yang masih hangat dan menjadi perbincangan para wisatawan di Media Sosial. Berada di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tempat ini ramai pengunjung ketika musim liburan dan akhir pekan. Banyak wahana yang bisa kamu coba di sini dan tentunya akan memberikan sensasi liburan yang berbeda. Mari kita bahas Wisata baru di Danau Singkarak, Bukit Cinangkiak :

Jembatan Gantung yang Mendebarkan

Bagi kamu yang ingin mencoba permainan seru bisa mencoba melintasi jembatan gantung. Jembatan ini salah satu permainan yang cukup menantang berupa papan yang diikat tali dan membentuk jembatan. Berada di sini pengunjung akan merasakan sensasi mendebarkan.

Rumah Pohon Puncak Cinangkiak

Tempat ini selain bisa dipakai untuk beristirahat juga diminati pengunjung sebagai spot foto karena bentuknya yang unik. Kamu dapat berfoto dengan latar pemandangan perbukitan lalu yang indah lalu mengunggahnya di media sosial.

Kafe di Puncak Cinangkiak

Kalau ingin sekedar bersantai sembari minum segelas kopi dan makanan ringan di sini tempatnya. Dari sini pengunjung bisa menikmati pemandangan Danau Singkarak dan panorama perbukitan dengan latar persawahan dan pedesaan di bawahnya.

Paralayang yang Memacu Adrenaline

Di lokasi ini juga disediakan fasilitas olahraga paralayang. Kamu yang ingin memacu adrenalin sembari menikmati keindahan Danau Singkarak dan hijaunya pedesaan dari udara bisa mencobanya.

Bersantai di Pepondokan

Setelah lelah mengelilingi obyek wisata ini yang luas, kamu bisa beristirahat bersama keluarga di pondok-pondok yang telah tersedia. Dari sini akan terasa semilir angin serta terlihat pemandangan indah Danau Singkarak, persawahan, pedesaan dan suasana sekitar perbukitan di bawahnya.

Akses Menuju Lokasi

Kalau berangkat dari Kota Solok, jarak tempuhnya sekitar 16 kilometer dengan estimasi waktunya 25 menit. Lokasi wisata ini dapat dijangkau dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Tiketnya cuma seharga Rp 5.000 per orang. Bagi yang membawa kendaraan, biaya parkir sepeda motor Rp 5.000 dan mobil Rp 10.000

Pantai Dengan Bebatuan Indah Pantai Muaro Bantiang

Pantai Muaro Bantiang jadi spot asyik yang bisa traveler kunjungi di akhir pekan. Sudah pantainya cantik, dinaungi pepohonan yang sejuk pula. Pantai merupakan andalan wisata Indonesia. Karena dua per tiga wilayah Indonesia adalah berupa lautan yang tentu banyak sekali wisata pantainya yang indah. Salah satunya di Pantai Muaro Bantiang ini. Pantainya yang alami, sejuk dan sangat indah kala sore hari.

Pantai Muaro Bantiang adalah salah satu surga yang belum terjamah oleh banyak traveler, khususnya di sekitar kawasan Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Pantainya yang masih asli dan sejuk karena dikelilingi oleh rindangnya pohon-pohon cemara jadi daya tarik Traveler buat berlama-lama di pantai ini, terutama saat mereka ingin menikmati sunset di sore hari.

Letak persisnya ada di Nagari Pulau Karam Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Sekitar 25 km dari Painan, ibu kota Pesisir Selatan, atau sekitar 40 km dari Kota Padang.  Pasir pantainya yang putih bersih, semilir angin pantai nan sejuk, hijaunya pepohonan cemara laut ditambah pemandangan sunset yang indah sungguh sangat memukau.

Ditambah lagi ada banyak fasilitas yang bisa digunakan seperti menara pandang pantai, ayunan nyaman disekitar rindangnya pohon cemara, bagusnya pemandangan deretan pepohonan cemaranya yang rapi makin buat terpesona traveler.

Tempat wisata ini sangat cocok dinikmati semua kalangan. Selain karena lokasinya yang murah dan gampang dicapai, juga banyak titik yang dibuat oleh pengelola sebagai spot yang Instagrammable untuk berfoto-foto ria.

Mau Liburan mudah & murah? Ya segera download aplikasi peri-pegi, traveloka atau agoda dari HP atau Gadget Anda, lalu bisa pesan tiket & kamar hotelnya segera untuk #Jelajahindonesiamu, terus kita bisa #pegipegiyuk.

Saya sudah pernah loh pakai aplikasi ini dan memang sangat mudah & praktis gak ribet. Di Aplikasi wisata online juga kamu bisa dapatkan berbagai pilihan kamar hotel yang sesuai dengan budget di kantong dan selera kita.

Tinggal klik, pilih, pesan, cara pembayaran banyak alternatifnya di sini karena kerjasamanya dengan banyak bank. Sangat mudah dan praktis, lalu tinggal pergi ke lokasi wisata tujuan kamu!

Benteng Marlborough di Bengkulu

Benteng Marlborough di Bengkulu

Benteng Marlborough merupakan salah satu benteng peninggalan penjajah yang merupakan benteng terbesar se Asia Tenggara yang berada di Kota Bengkulu.

Sejarahnya benteng ini benteng peninggalan Inggris di kota Bengkulu. Benteng ini didirikan oleh East India Company (EIC) tahun 1714-1719 di bawah pimpinan gubernur Joseph Callet sebagai benteng pertahanan Inggris. Konon, benteng ini merupakan benteng terkuat Inggris di wilayah Timur setelah benteng St. George di Madras, India. Benteng ini didirikan di atas bukit buatan, menghadap ke arah kota Bengkulu dan memunggungi samudera Hindia. Benteng ini pernah dibakar oleh rakyat Bengkulu; sehingga penghuninya terpaksa mengungsi ke Madras. Mereka kemudian kembali tahun 1724 setelah diadakan perjanjian. Tahun 1793, serangan kembali dilancarkan. Pada insiden ini seorang opsir Inggris, Robert Hamilton, tewas. Dan kemudian pada tahun 1807, residen Thomas Parr juga tewas. Keduanya diperingati dengan pendirian monumen-monumen di kota Bengkulu oleh pemerintah Inggris.

Marlborough masih berfungsi sebagai benteng pertahanan hingga masa Hindia Belanda tahun 1825-1942, Jepang tahun 1942-1945, dan pada perang kemerdekaan Indonesia. Sejak Jepang kalah hingga tahun 1948, benteng itu manjadi markas Polri. Namun, pada tahun 1949-1950, benteng Marlborough diduduki kembali oleh Belanda. Setelah Belanda pergi tahun 1950, benteng Marlborough menjadi markas TNI-AD. Hingga tahun 1977, benteng ini diserahkan kepada Depdikbud untuk dipugar dan dijadikan bangunan cagar budaya.

Selain menjadi tempat wisata, Benteng Marlborough juga dapat dijadikan sebagai referensi untuk melakukan penelitian tentang sejarah. Setiap wisatawan yang berkunjung ke tempat bersejarah ini dapat menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke pantai Paderi dan pantai Zakat yang terletak tidak jauh dari Benteng Marlborough.

Di sekitar Benteng Marlborough terdapat sebuah jembatan yang sangat unik. Dimana jembatan ini berbentuk layaknya sebuah ekor yang bisa di lepas pasang. Bentuk bangunan dinding bagian luar juga masih natural, Nampak seperti parit.

Di dalam Benteng Marlborough terdapat sebuah terowongan dengan lebar 2 meter dan panjang kurang lebih 6 meter. Terowongan ini dibangun di bawah tanah dan berfungsi sebagai jalur aman untuk keluar masuk benteng. Konon berdasarkan berita yang beredar, Terowongan ini pada mulanya sangat panjang. Bahkan ujung dari terowongan ini memiliki beberapa cabang yang berujung di pantai Paderi, Pantai Zakat dan Istana Gubernur.

Berburu Babi di Bengkulu

Berburu Babi di Bengkulu

Bengkulu adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Sumatera. Di Provinsi Bengkulu, banyak hutan yang masih perawan dan cocok untuk lokasi berburu, di antaranya Taman Buru (TB) Semidang Bukit Kabu di Kabupaten Seluma, berjarak 20 km dari Bandara Fatmawati, Kota Bengkulu.

Selama ini TB Semindang Bukit Kabu sering dijadikan lokasi berburu babi oleh anggota Perbakin dari berbagai daerah, seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sambil berburu mereka bisa menikmati keindahan alam yang memang masih sejuk.

Kawasan Semidang Bukit Kabu merupakan Taman Buru Nasional yang mempunyai luas sekitar 15.300 hektar yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian.

Di kawasan itu masih banyak terdapat satwa langka yang dilindungi, seperti harimau sumatera, rusa, menjangan, dan berbagai jenis hewan langka lainnya. Hewan-hewan itu tidak boleh diburu karena dilindungi.

Di hutan konservasi tersebut juga masih banyak babi hutan, hewan inilah yang diizinkan untuk diburu. Kawasan ini merupakan “surga” bagi pemburu untuk berburu babi, dan merupakan satu-satunya jenis hewan yang diizinkan untuk diburu dengan menggunakan senjata api atau berburu tradisional.

Babi merupakan hama bagi petani dan peladang, apalagi di Bengkulu jumlah babi atau celeng sangat banyak, apalagi ditunjang oleh luasnya hutan yang dimiliki oleh provinsi ini.

Banyak klub-klub berburu yang menjadikan Kota Bengkulu surga untuk berburu babi. Berburu dilakukan dengan 2 metode, yang pertama metode tradisional dengan menggunakan jebakan dan bantuan anjing. Metode berikutnya yaitu dengan menggunakan senapan yang telah memiliki ijin.

Masyarakat di dusun-dusun sudah sering berburu. Mereka memiliki Regu Pembasmi Hama Babi (RPHB). Mereka punya jadwal berburunya masing-masing.

Sering diadakan festival berburu tradisional di taman hutan raya Bengkulu dan adu bagong di Pantai Panjang, Bengkulu. Selain faktor geografis, Bengkulu juga memiliki jenis anjing pemburu yang andal yang bisa mendukung perburuan babi hutan, yakni anjing jenis kata hula.

Faktor geografis Bengkulu yang bergunung-gunung dengan hutan yang luas semakin menyuburkan kebiasaan berburu ini. Terlebih babi hutan kerap menjadi hama yang mengganggu tanaman petani.

Pantai Panjang Bengkulu

Pantai Panjang Bengkulu

Pantai Panjang yang berada di profinsi bengkulu merupakan sebuah objek wisata yang menjadi andalan Kota Bengkulu dengan panjang garis pantai sejauh 7 km.

Sebagai kawasan wisata utama, berbagai fasilitas diposisikan di sepanjang pantai seperti restoran, kafe, akomodasi, taman bermain anak-anak serta fasilitas olahraga. Pantai Panjang memiliki air yang jernih serta dilapisi dengan pasir yang sangat halus yang tidak akan menyakiti kaki Anda, sehingga sangat sempurna untuk berjalan-jalan atau joging pagi. Ombak yang tidak terlalu berombak, sehingga merasa bebas untuk bermain di air, berenang atau memancing.

Pinggiran pantai dilapisi dengan deretan pohon cemara dan pohon pinus yang harum, dilengkapi dengan keindahan pasir pantai yang lembut dan pasir putih. Sore adalah waktu yang ideal untuk pergi ke pantai karena cuaca akan menjadi dingin. Bertahan lama cukup untuk menanti malam yang akan datang, dan menonton warna cakrawala menyala dalam cahaya matahari terbenam. Pantai ini juga tempat yang populer bagi wisatawan untuk mendirikan kemah pada malam hari.

Bila cuaca sedang cerah, pengunjung bisa dengan jelas melihat cantiknya pancaran cahaya jingga kala sang surya mulai bergulir turun hingga kemudian lenyap di balik garis cakrawala.

Sembari menunggu momen sunset di Pantai Panjang, banyak kegiatan yang pengunjung bisa dilakukan. Bagi pengunjung yang membawa anak, mereka bisa mengunjungi spot bermain anak yang terletak di dekat pintu masuk pantai.

Aneka permainan anak juga tersedia di kawasan pantai. Mulai dari bermain perahu di dalam kolam buatan, menaiki bianglala mini, hingga menaiki ontang anting atau ayunan yang diputar menggunakan mesin.

Pengunjung juga bisa menikmati keseruan berkeliling Pantai Panjang dengan menaiki delman. Cukup membayar tarif sebesar Rp 30 ribu, pengunjung akan diajak menyusuri tepi pantai selama kurang lebih 15 menit.

Dari atas delman, pengunjung akan disajikan indahnya pemandangan laut samudera Pasifik yang terbentang sangat luas. Sementara pada sisi lainnya, pengunjung dapat melihat jejeran pohon dan juga tenda-tenda tempat pedagang menjajakan dagangannya.

Bagi pengunjung yang datang dari luar provinsi, di Pantai Panjang banyak tersedia pedagang yang menjual aneka suvenir dan kuliner khas Bengkulu. Menikmati jajanan khas Bengkulu sambil menikmati segelas es pokat adalah pilihan yang tepat.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana malam dapat mencari hotel yang ada di sekitar pantai dengan tarif disesuaikan dengan fasilitas yang didapat dari hotel, disekitar pantai terdapat hotel melati, hotel berbintang dan losmen.