Wisata Asik

Berlibur ke Bukit Panembongan di Kuningan Jawa Barat

Wisata Bukit Panembongan merupakan salah satu tempat wisata alam yang terletak di Desa Tembong Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Tempat wisata yang menyajikan panorama alam yang indah ini baru dibuka pada Januari 2016 lalu. Destinasi wisata ini kian ngehits seiring banyaknya wisatawan yang datang ke tempat ini. Bukan hanya itu,  tempat wisata di Kuningan ini makin populer dengan banyaknya netizen yang mengunggah foto Bukit Panembongan yang menyebar secara viral di media sosial.

Nah ini pas banget untuk kalian yang Instagrammable, karena memang umumnya wisata yang memiliki spot terbaik sedang digandrungi para masyarakat yang kekinian. Dan Bukit Panembongan menjadi salah satu tempat terbaik wisata di Jawa Barat yang kekinian.

Tempat wisata yang menyajikan keindahan alam sekarang ini sedang tren. Ini bisa melihat dengan semakin trending-nya tempat wisata alam di kota lain, seperti di Bandung ada The Lodge Maribaya atau keindahan hamparn perkebunan teh di Ciwidey dan Pangalengan. Sementara, tipikal tempat wisata yang mirip dengan Bukit Panembongan ini ada pula di Majalengka, yakni Panyaweuyan Argapura.

Wisata keindahan panaorama alam lain ada juga di Ciletuh Geopark Sukabumi. Sementara tempat lain di luar Jabar yang mirip Bukit Panembongan adalah Kalibiru di Kulon Progo, Jawa Tengah. Untuk menuju ke Bukit Panembongan bisa melalui jalan Desa Tembong sejauh 2 km. Anda bisa membawa kendaraan pribadi, dengan catatan kondisi kendaraan harus prima. rute yang harus dilalui kondisi jalannya menanjak plus banyak belokan.

Untuk harga tiket masuk ke Bukit Panembongang pun terbilang murah. Dengan hanya merogoh kocek Rp5.000 per orang, anda bisa menikmati pemandangan sekaligus mengabadikan keindahan dengan kamera Anda. Di Bukit Panembongan pun tersedia area kemping, area sesi pemotretan prawedding, juga menjajal permainan flying fox. Tempat wisata ini kini makin banyak dikunjungi, terutama pada akhir pekan dan pada musim liburan.

Bukan hanya dari Kuningan, wisatawan pun banyak dari luar daerah Kuningan hingga dari mancanegara. Bukit Panembongan memang menyajikan tempat yang bisa dinikmati dengan santai dari angle yang berbeda dengan keadan hutan yang masih terawat dan dekat dengan mata air. Di Bukit Panembongan terdapat dua gardu pandang sederhana dari bambu, seperti di The Lodge Maribaya. Spot inilah yang menjadi lokasi favorit untuk selfi

Untuk menuju Bukit Panembongan, dari pusat kota Kuningan menuju ke Kecamatan Garawangi atau Jln. Raya Lengkong. Dari Kantor Kecamatan Garawangi lurus saja, sebelum bertemu Masjid Lengkong dari arah Kota Kuningan belok kanan. Ikuti jalan tersebut hingga melewati jembatan, lalu lurus sampai SDN Tembong. Di sana, ada perempatan dan lurus terus hingga sampai di loket Bukit Panembongan di Desa Tembong.

Wisata Pantai KarangSong Jawa Barat

Menurut anda wisata apa yang menarik di Jawa Barat ? Tentu tidak bisa disebutkan satu demi satu karena semua memiliki pesona wisata yang indah. Apalagi Wisata Pantainya, salah satunya Pantai Karangsong yang ada di Kabupaten Indramayu bukan hanya menyuguhkan pemandangan laut yang menghampar luas namun juga menawarkan pengunjung berkeliling hutan bakau yang tumbuh subur di pesisir pantainya.

Pantai Karangsong terletak disebelah utara Kota Indramayu berada di Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Pantai ini memang terkenal dengan pantai nelayan mulai dari pembuatan kapal, mencari ikan, tempat pelelangan ikan hingga tempat berlabuhnya para kapal nelayan untuk meurunkan hasil tangkapan lautnya. Jarang-jarang ada pantai yang sekaligus mempunyai wisata hutan mangrove dalam satu lokasi. Banyak hal-hal unik yang bisa dijumpai di kawasan Pantai Karangsong.

Mulai dari perjalanan menuju ke pantai, Anda akan disuguhi pemandangan para pengrajin kapal sedang membuat kapal kayu dalam ukuran kecil hingga besar. Memasuki area pantai akan terlihat TPI Karangsong dengan kesibukannya para nelayan yang melakukan pelelangan hasil tangkapan. Satu lagi kegiatan yang sangat digandrungi di Pantai Karangsong yaitu berkeliling hutan mangrove. Di kawasan hutan ini, terdapat ribuan pohon Mangrove dari berbagai jenis. Selain pohon Mangrove, terdapat juga jenis pohon lainnya seperti pohon Ketapang yang ikut memadati kawasan hutan. Luas hutan ini kurang lebih 20 hektar.

Ada dua cara menikmati wisata hutan bakau di Pantai Karangsong, pertama dengan jalan kaki melewati jembatan kayu. Cara ini lebih murah karena tidak butuh mengeluarkan biaya namun tidak bisa mengelilingi seluruh kawasan. Cara yang kedua adalah dengan menyewa perahu nelayan dan berkeliling hutan dengan berperahu. Untuk menikmati hutan bakau dari perahu, Anda harus membayar Rp. 15 ribu. Tidak mahal mengingat Anda bisa puas berkeliling kawasan hutan mangrove yang cukup luas di pantai tersebut.

Hutan mangrove ini bisa berfungsi sebagai pelindungi dari ganasnya ombak laut yang tentunya bisa mengikis daratan disekitar bibir pantai. Hutan Mangrove di kawasan Pantai Karangsong ini dikabarkan merupakan yang paling terbesar khususnya untuk wilayah lokal Kabupaten Indramayu.

Pantai Karangsong sebagai pantai di pesisir utara pulau Jawa mempunyai karakteristik ombak landai namun berpasir cokelat bercampur lumpur. Jenis pantai seperti ini kurang cocok untuk bermain snorkeling atau pun menyelam meski lautnya cukup tenang. Sehingga selain berkeliling hutan bakau, kegiatan favorit pengunjung di Pantai Karangsong adalah memancing.

Jika Anda ingin bermain air seperti snorkeling, diving dan berenang umumnya mereka akan menuju ke Pulau Biawak yang terpisah jarak 40 kilometer dari bibir Pantai Karangsong. Pantai ini pula yang menjadi posisi start menuju ke Pulau Biawak dengan menyewa perahu nelayan. Untuk para pecinta kuliner, tidak perlu khawatir dengan makanan yang ada di sekitaran Pantai Karangsong ini. Ikan bakar serta kuliner khas wilayah pantura seperti kerang hijau, tahu gejrot siap memanjakan Anda.

Menikmati keindahan Pantai serta hutan Mangrove Karangsong, Anda tak perlu mengeluarkan biaya yang banyak. Biaya yang harus Anda keluarkan adalah tiket masuk Pantai Karangsong yang terbilang cukup murah, yakni 5rb/motor atau 10rb/mobil. Dengan biaya tersebut, Anda sudah bisa menikmati keindahan pantai: berenang, bermain pasir, atau sekadar menikmati jajanan yang terdapat di sepanjang pantai.

Untuk anda yang akan berkunjung ke obyek wisata Karangsong Indramayu ini anda bisa ambil patokan dari bunderan kijang Indramayu. Kalau anda sudah berada di bunderan Kijang, maka arahkan kendaraan menuju kearah utara ke desa Karangsong. Ikuti saja jalan yang menuju Desa karangsong ini hingga ke bagian yang paling ujung sekali dan anda akan mendapatkan gapura selamat datang. Nah kalau sudah sampai sini, berarti anda sudah sampai

Pesona Alam Geopark Ciletuh Sukabumi

Mengisi liburan akhir pekan yang cukup membuat anda stress dengan rutinitas dan pekerjaan setiap hari adalah Berwisata akhir pekan ditempat terdekat. Hanya menggunakan transportasi darat anda dapat segera memanjakan diri anda dengan Pesona Alam yang indah. Berbicara mengenai pilihan detinasi wisata, maka sebuah nama patut anda coba.

Geopark Ciletuh begitulah namanya, kawasan Geopark Ciletuh sediri merupakan taman geologi yang memiliki keindahan alam berupa pemandangan alam dan batuan-batuan tua yang telah mengalami pelapukan sejak jutaan tahun yang lampau, bahkan hingga batuan dasar bumi yang muncul kepermukaan. Ciletuh Geopark merupakan salah satu objek wisata menarik di Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat.

Kawasan wisata alam ini telah mendapatkan sertifikat sebagai geopark nasional dari Komite Nasional Indonesia untuk Unesco dan Kementerian ESDM. Konsep Geopark atau taman bumi adalah area terpadu dengan warisan geologi yang signifikan di dunia. Di taman bumi ini, situs-situs warisan geologis menjadi kawasan dari konsep perlindungan, pendidikan dan pembangunan berkelanjutan secara holistik. Bentang alam di Teluk Ciletuh ini memang menarik. Lansekap yang membentang berbentuk menyerupai amfiteater raksasa yang mirip seperti tapal kuda yang menghadap langsung ke arah Samudera Hindia.

Geopark Ciletuh mampu menyediakan berbagai wahana pesona alam yang luar biasa. Ketika berkunjung ke Geopark ini anda akan dihadapkan pada keindahan dunia yang sulit anda temukan di lokasi lain di Indonesia. Hamparan batu karang, gunung dan lansekap cantik yang berlatar belakang laut hingga air terjun tersedia secara lengkap di Geopark Ciletuh ini. Tidak hanya 1 atau 2 air terjun saja, tapi anda bisa melihat dan menikmati hingga 10 spot air terjun cantik nan memukau di lokasi wisata indah satu ini. Selain itu, Anda juga dapat melihat batuan alam yang merupakan hasil sedimentasi berbagai fosil, patahan, dan lempengan bumi puluhan juta tahun silam.

Idealnya butuh waktu tiga hingga empat hari untuk menjelajah Ciletuh Geopark. Ini karena objek wisata alam yang menyebar di beberapa area, sulit dijangkau dalam satu hari saja. Tapi jika Anda mungkin hanya punya waktu terbatas, Anda masih bisa mengunjungi beberapa lokasi utama di Geopark Ciletuh yang bisa dijangkau dalam waktu satu hari. Misalnya seperti Panenjoan, Pantai Palangpang, Curug Cimarinjung, Curug Awang, Curug Sodong, dan Puncak Darma.

Dengan adanya Geopark Ciletuh ini bisa menjadi bukati dan situs bagi adanya kejadian geologi besar yang terjadi di masa lalu yang menyebabkan lempengan-lempengan serta batuan dari dasar bumi terangkat hingga jauh puluhan kilometer ke permukaan bumi. Tidak hanya pemandangan alam, namun dengan berkunjung ke kawasan Geopark Ciletuh anda akan berikteraksi dengan warga lokasl dan disuguhi berbagai nuansa tradisional dari mulai makanan hingga pertunjukan kesenian khas Sunda yang jarang anda temukan.

Lokasi nya cukup  mudah dijangkau Berlokasi di Ciletuh, Sukabumi jika anda mengakses dengan Darat akan sangat mudah mencarinya karena area ini cukup luas dan terkenal untuk dicari. Bisa juga menggunakan Google Maps.

Peringkat Terbaik Berwisata, Wakatobi Sulawesi Tenggara

Wakatobi adalah singkatan dari nama pulau- pulau yang berada disana, yakni Wangi-wangi (Penduduk setempat, menyebutnya Wanci, pulau utama Wakatobi), Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Posisi Wakatobi sendiri berada di bagian bawah Provinsi Sulawesi Tenggara, berada di atas laut Banda. Beberapa wisata alam yang ada di Wakatobi adalah Pulau Hoga, Pulau One Mobaa, Pantai Waha, Pemandian Goa Kontamale, Perkampungan Bajo Mola.

Wakatobi memiliki 4 bagian pulau besar, yaitu Kaledupa, Wangi-wangi, Sulawesi Tenggara, dan Binongko yang terletak di Kabupaten Wakatobi sendiri. Taman Nasional Wakatobi mempunyai lahan kurang lebih 1.390.000 hektar. Wakatobi memiliki kekayaan keanekaragaman alam bawah laut yang sangat lengkap, semacam terumbu karang dan berbagai binatang laut. Karena itu, Taman Nasional Wakatobi menyuguhkan pemandangan bawah laut yang begitu mempesona dan sangat cocok sebagai tempat penyelaman.

Jika Anda berwisata di Pulau Sulawesi, jangan sampai tidak mengunjungi Wakatobi. Dengan keindahan panorama bawah lautnya serta gugusan terumbu karang yang beraneka ragam merupakan andalan taman wisata Wakatobi. Terdapat sekitar 112 jenis terumbu karang dari 13 famili yang tersebar di 25 titik. Beberapa jenis karang tersebut yaitu A. hyacinthus, Acropora formosa, Psammocora profundasafla, Leptoseris yabei, Pavona cactus, Fungia molucensis, Merulina ampliata, Lobophyllia robusta, Platygyra versifora, Tubastraea frondes, Euphyllia glabrescens, Stylophora pistillata, Sinularia spp dan Sarcophyton throchelliophorum. Tidak hanya itu, terdapat gua-gua bawah laut yang sangat indah yang terletak di sepanjang karang.

Selain keanekaragaman terumbu karang, Taman Nasional Wakatobi mempunyai spesies ikan yang berjumlah sekitar 93 spesies. Beberapa spesies ikan-ikan penghuni Wakatobi yaitu takhasang (Naso unicornis), argus bintik (Cephalopholus argus), pogo-pogo (Balistoides viridescens), ikan merah (Lutjanus biguttatus), napoleon (Cheilinus undulatus), baronang (Siganus guttatus), Chaetodon specullum, Amphiprion melanopus, Chelmon rostratus, Lutjanus monostigma, Heniochus acuminatus, dan Caesio caerularea. Beberapa penyu yang sering singgah di Pulau Wakatobi untuk bertelur yaitu penyu tempayan (Caretta), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea).

Selain spesies ikan dan penyu, beberapa burung laut yang menambah keindahan taman ini yaitu cerek melayu (Charadrius peronii) dan angsa-batu coklat (Sula leucogaster plotus). Banyak sekali kegiatan yang dapat dilakukan ketika wisatawan mengunjungi taman nasional ini, seperti menyelam, snorkeling, bermain air atau berenang, berburu foto, dan lain sebagainya.

Lokasi Taman Nasional Wakatobi

Pintu masuk Taman Nasional Wakatobi berada di Desa Wanci Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Meskipun Wakatobi sendiri merupakan bagian dari 4 pulau.

Akses Taman Nasional Wakatobi

Untuk menuju lokasi Wakatobi, wisatawan harus melalui 3 tahap. Yang pertama, dimulai dari Kendari menuju Bau-bau dengan transportasi udara maupun laut. Jika menggunakan transportasi udara, perjalanan hanya ditempuh sekitar 1 jam perjalanan. Jika menggunakan transportasi laut, membutuhkan waktu 4 jam lebih.

Setelah sampai di Kota Bau-bau, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan mobil menuju Lasalimu dengan waktu kurang lebih 2 jam. Setelah sampai Lasalimu perjalanan dilanjutkan untuk menuju Wanci yang merupakan pintu masuk Kawasan Taman Nasional Wakatobi. Perjalanan ini hanya bisa menggunakan kapal dengan waktu kurang lebih 1 jam.

Fasilitas dan Akomodasi

Di kawasan ini fasilitas serta akomodasi penginapan sudah ada, terdapat beberapa home stay dan hotel dekat Taman nasional Wakatobi, seperti Wakatobi Patuno Resort yang bisa Anda gunakan untuk bermalam. Rumah makan atau warung-warung makan dengan menu masakan laut banyak dijumpai. Jika Anda ingin melakukan penyelaman, terdapat beberapa tempat untuk persewaan perlengkapan selam.

 

Danau Air Asin Sulawesi Tenggara, Danau Napabale

Pulau Sulawesi nampaknya memiliki pesona pariwisata yang mampu menarik para wisatawan di seluruh belahan bumi. Pulau Sulawesi juga memiliki banyak destinasi wisata yang sangat indah. Selain destinasi pantai dan alam bawah laut Wakatobi yang sangat indah, Propinsi Sulawesi Tenggara juga mempunyai destinasi lain yang unik. Yaitu Danau Napabale, keunikan dan keindahanya sangat sayang untuk dilewatkan apabila sedang menikmati atau berkunjung di Propinsi Sulawesi Tenggara.

Wisata Danau Napabale

Keunikan yang paling utama dari danau ini adalah airnya yang asin, karena memang air danau ini berasal dari air laut. Tempat Danau Napabale bersebelahan dengan laut dan dihubungkan oleh sebuah terowongan alam Air laut yang mempunyai panjang 30 meter dan luas 9 meter ini mengalirkan air laut ke danau. Selain sebagai aliran air laut pemasok danau, terowongan tersebut juga seringkali sebagai tempat wisata bagi para pengunjung. Karena sewaktu air laut surut terowongan tersebut dapat dilewati. Tetapi pada saat air pasang, terowongan tersebut tertutup sepenuhnya oleh air.

Untuk menikmati keindahan danau ini bisa dengan mengitari seluruh area danau dengan menyewa sampan nelayan yang dengan mudah ditemui diarea Danau Napabale. Selain menikmati air danau yang biru kehijauan, pemandangan hamparan bukit yang hijau serta menyusuri terowongan penghubung. Pengunjung juga dapat menikmati hamparan laut biru yang berada diujung terowongan.

Selain menikmati keindahan danau dari atas sampan, cara menyelam juga sangat mengasyikan untuk menikmati keindahan bawah panorama danau napabale sulawesi tenggaraair Danau Napabale. Bukan hanya bisa menyelam di area danau, pengunjung juga bisa mnyelam sampai ke laut yang berada di sebelah danau dengan menyeberangi terowongan tersebut. Selain keindahan danau dan tepian pantai, di area yang tidak jauh dari Danau Napabale ada sebuah situs purbakala, yaitu Gua Layang-layang dengan keindahan lukisan-lukisan manusia pada jaman purbakala.

Lokasi Danau Napabale

Danau Napabale terletak di Desa Lohia, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Propinsi Sulawesi Tenggara.

Akses Danau Napabale

Pengunjung bisa memulai perjalanan dari Pelabuhan Raha menggunakan perahu nelayan menuju Teluk Muna dengan waktu jarak tempuh sekitar 15 menit. Atau dari Bandara Wolter Monginsidi Kota Kendari melanjutkan perjalanan ke Bandara Sugimanuru yang berada di Kabupaten Muna.

Fasilitas dan Akomodasi Danau Napabale

Danau Napabale ini masih cukup alami, belum ada fasilitas lengkap di danau tersebut. Apabila menginginkan menginap, disarankan membawa perlengkapan menginap sendiri seperti tenda, alas tidur, serta makanan yang cukup. Di danau Napabale belum ada penginapan umum seperti hotel ataupun Homestay, namun apabila mengiginkan penginapan dengan fasilitas lengkap bisa ditemukan di Kota Raha yang dekat denga Danau Napabale.