Wisata Asik

Destinasi Wisata Vietnam Utara – Hanoi

Jika sebelumnya membahas wisata Vietnam yaitu Destinasi ke Da Nang. Ini dia yang perlu di explore lebih luas lagi, kita beranjak ke wilayah Utara yaitu ada wisata Hanoi.

Hanoi sendiri juga merupakan wisata Vietnam yang cukup populer, Apalagi jika kita melihat beberapa tempat rekomendasi yang tergolong cukup murah mungkin anda akan terbuai dengan semua yang ditawarkan, mari kita bahas apa saja yang menarik di Hanoi.

Untuk Hanoi sendiri terkenal lebih tradisional dibanding Ho Chi Minh City (HCMC) karena Hanoi lebih hijau dan memiliki cuaca yang lebih sejuk. Ada banyak museum dan temple di Hanoi, yang terkenal di antaranya adalah Ho Chi Minh Mausoleum, Ho Chi Minh Museum, dan Temple of Literature. Yang terbaru saya kunjungi adalah Museum of Ethnology tentang budaya suku-suku di Vietnam. Tapi sekedar jalan kaki atau nongkrong di sekitar Old Quarter dekat Hoan Kim Lake aja saya betah. Soal kuliner, di mana pun di Vietnam sih saya doyan, tapi di Hanoi lah mie Pho(dibaca “fe” dengan e pepet) diciptakan.

Atraksi utama di Hanoi adalah menonton Water Puppet alias pertunjukan wayang di air. Namun setahun ini ada atraksi baru, yaitu Ionah Show. Semacam pertunjukan Cirque du Soleil yang mencampurkan drama, aneka tari termasuk aireal dance, dan sirkus tanpa binatang. Meski plot ceritanya kurang jelas, saya acungkan jempol untuk para performers dan artistik panggung.

Tidak afdol ke Hanoi kalau tidak mengunjungi Ha Long Bay yang merupakan UNESCO Heritage Site. Untuk ketiga kalinya saya ke sana dan saya tetap kagum! Meski sama-sama terdiri dari ribuan pulau bertebing karst, berbeda dengan Raja Ampat, di Ha Long pulau-pulaunya lebih rapat satu sama lain dalam area yang lebih kecil. Berlayar naik junk boat (kapal tradisionalnya) cuma 15 menit aja udah memasuki gugusan kepulauannya. Di sebagian pulau terdapat gua-gua superluas yang bisa dimasuki dengan berbagai bentuk stalaktit dan stalagmit yang aneh. Ditambah lagi desa-desa apung para nelayan lokal yang masih tradisional. Jadi memang keren dan berkesan magis.

Selain perbukitan karst di Ha Long yang berada di laut, ada juga yang berada di darat, yaitu di Trang An Scenic Landscape Complex. Baru masuk daftar UNESCO Heritage Site pada 2014, Trang An dikelilingi sawah, hutan hijau, dan bukit-bukit karst setinggi sampai 200an meter. Menikmati pemandangannya, kita harus naik kapal kecil kapasitas 4 orang yang didayung oleh seorang ibu-ibu menyusuri sungai selama 3-4 jam. Kerennya lagi, selain bisa mengunjungi kuil-kuil Buddha, sambil naik kapal kita juga diajak keluar-masuk gua-gua sempit sampai badan harus menunduk takut nabrak stalaktit – tidak disarankan bagi penderita claustrophobic!

Destinasi Wisata Vietnam Tengah – Da Nang

Jika travelling ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura mungkin bukan destinasi wisata yang asing lagi buat para Traveller. Namun jika 2 negara tersebut terkenal dengan budget murah meriah, di sini juga surganya wisata murah. Mari kita beralih ke Vietnam.

Jika kalian mendengar Vietnam tentu wisata Ho Chi Minh City (HCMC) adalah yang paling terkenal dan paling populer. Namun jika kita bergerak ke arah tengah bisa dimulai dengan wisata seru di Da nang . Mari kita bahas !

Wisata Da Nang – Vietnam

Da Nang adalah kota terbesar di Central Vietnam. Dulunya Da Nang adalah pusat air baseAS saat Perang Vietnam, namun saat ini ia adalah kota yang paling modern dibanding kota-kota lainnya di Vietnam. Berada di sana serasa di negara maju karena bangunannya relatif baru dan bersih.

Da Nang berpusat di Sungai Han yang dihubungkan dengan 2 jembatan cantik, yaitu Tran Thi Ly Bridge yang menyerupai layar kapal dan Dragon Bridge yang berbentuk naga. Pada malam hari, kedua jembatan tersebut menyala berwarna-warni jadi kece untuk difoto. Bahkan sekarang sudah ada Sun Wheel, kincir raksasa setinggi 115 meter.

Da Nang merupakan hub untuk mengunjungi situs bersejarah yang terdaftar dalam UNESCO Heritage Site seperti Hue (istana kekaisaran yang mirip Forbidden City di Beijing), Hoi An (kota kuno abad 15-19) dan My Son (kompleks candi Hindu abad 4-14).

Alasan lain turis ke Da Nang adalah berwisata pantai. Di timur kota Da Nang terdapat pantai panjang berpasir putih, lengkap dengan resor mewah – bahkan masuk ke dalam salah satu dari World’s Most Luxurious Beach versi Forbes. Bisa dikatakan Da Nang adalah Bali-nya Vietnam, disukai turis asing maupun lokal. Event MICE (Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions) berskala internasional pun sering diadakan di sana, seperti BMTM Danang 2016.

Highlight pariwisata Da Nang adalah Marble Mountains yang merupakan rangkaian 5 bukit yang kalau diterjemahkan bernama Gunung Tanah, Air, Api, Kayu dan Besi – masing-masing terdapat gua dan patung Buddha. Kalau punya waktu sebentar, pilih ke Thuy Son (Gunung Air) aja karena bisa naik pakai lift.

Pemandangan dari puncaknya juga sangat keren! Sedangkan situs pariwisata terbaru yang tak jauh dari Da Nang adalah Than Tai Hotspring. Luasnya 165 hektar di kaki gunung, terdiri dari berbagai macam kolam pemandian air panas dan air dingin, termasuk onsen ala Jepang.

Wisata Keluarga Paling Populer : Kebun Binatang Ragunan Jakarta

Menikmati akhir pekan yang indah juga bisa di rasakan di Jakarta. Jakarta cukup luas dengan penawaran destinasi yang cukup unik, seperti Dunia Fantasi, Taman Mini Indonesia Indah atau yang cukup terkenal dikalangan keluarga adalah Kebun Binatang Ragunan Jakarta.

Kebun Binatang Ragunan, tentu nama ini amat populer bagi para wisatawan saat menyebut nama tempat wisata di Jakarta. Bisa dibilang tempat ini amat legendaris, dari waktu ke waktu mengalami perkembangan dan penuh dengan kenangan.

Kebun binatang ini terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kebun binatang ini merupakan satu-satunya kebun binatang di Jakarta.

Keistimewaan Kebun Binatang Ragunan

Lantas apa yang menarik perhatian para pengunjung datang ke Kebun Binatang Ragunan? Salah satu keistimewaan kebun binatang ini adalah adanya pusat primata. Pusat primata ini dirancang oleh seorang pencinta hewan, yaitu Nyonya Puck Schmutzer.

Ia adalah warga Jerman yang menyumbangkan seluruh kekayaannya pada sebuah yayasan untuk dibuatkan sebuah pusat primata di Indonesia.

Kehidupan hewan primata yang ada di Indonesia, dapat dilihat di pusat primata ini. Orangutan, gorila, lutung, beruk, dan lainnya. Di sini, Anda bakal merasa sedang memasuki hutan tropis yang indah.

Kisah Sejarah

Kebun Binatang Ragunan ini didirikan tanggal 19 September 1864, oleh perhimpunan penyayang flora dan fauna pada masa penjajahan Belanda.

“Planten en Dierentuin’’ yang berarti “Kebun Tanaman dan Hewan” menjadi nama pertama dalam bahasa Belanda’. Letak kebun ini saat itu masih di di daerah Cikini, Jakarta Pusat.

Banyaknya pembangunan di kawasan itu, membuat kebun binatang tersebut menjadi makin sempit. Akhirnya, di tahun 1964, kebun binatang tersebut dipindahkan ke Ragunan.

Pada tanggal 22 Juni 1966, lokasi ini secara resmi dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Ali Sadikin.

Koleksi Hewan

Sejak pindah, koleksi hewannya terus bertambah banyak. Awalnya, hanya 450 ekor hewan. Saat ini, Kebun Binatang Ragunan dihuni oleh 2.009 ekor hewan.
Selain hewan mamalia, ada juga hewan beraneka jenis burung. Mulai dari burung kakatua, merak, pelikan, hingga burung kasuari yang tidak dapat. Anda juga dapat melihat reptil, seperti kura-kura, komodo dan aneka macam ular.

Untuk kalian yang mau datang, sekedar informasi Kebun Binatang Ragunan buka setiap hari! Traveler dapat berkunjung bersama seluruh anggota keluarga. Senin-Minggu dari pukul 06.00-16.00 WIB. Tiket masuknya, sangat terjangkau.

Wisata Misterius di Jeju Mysterious Road

Jika Jeju-do dikenal dengan wisata yang indah dan menakjubkan, namun ada juga sebuah tempat yang didatangi karena mengundang rasa penasaran para wisatawan. Tempat ini cukup terkenal di Jeju Island, ada sebuah jalan di Jeju Island yang disebut Mysterious Road oleh para penduduk setempat, jalan ini terletak di bukit di bawah kaki gunung dan menghubungkan dua jalan utama di Pulau Jeju, penduduk lokal menyebutnya Dokkaebi Road.

Kabarnya, jalanan ini membuat mobil-mobil atau apa saja yang diletakan bisa berjalan sendiri, padahal jalanannya menanjak! Wow, mengapa bisa begitu ya? Menurut cerita, kejadian ini terjadi dimulai sekitar 30 tahun yang lalu, ada sepasang suami-istri yang sedang berlibur di Pulau Jeju, lalu mereka memarkir mobilnya di pinggir jalan ini, dan mereka mengambil foto-foto di sekitar jalan ini, setelah mereka mengambil gambar, sepasang suami istri ini melihat bahwa mobil mereka berpindah tempat dan jalan sendiri tanpa pengemudi dan mesin dalam keadaan mati, yang lebih mustahilnya bahwa jalanan ini menanjak. Sepasang suami-istri ini langsung menganggap bahwa jalanan ini “berpenghuni”.

Setelah kejadian ini, jalanan ini malah dijadikan objek wisata oleh penduduk lokal. Banyak orang yang penasaran dan ingin membuktikannya, banyak yang sengaja memarkir bus wisata mereka dan mematikan mesinnya, lalu mereka terkejut karena bus-nya memang jalan sendiri dan menanjak ke atas. Banyak juga yang mecoba menuangkan air di Jeju Mysterious Road ini, dan hasilnya air malah mengalir ke atas bukan kebawah.

Sampai saat ini belum ada penjelasan ilmiah yang pasti tentang Jeju Mysterious Road, namun desas-desusnya adalah, mengapa jalanan ini bisa membuat mobil atau bus menanjak sendiri ke atas, itu karena ilusi optik, yang sebenarnya Jeju Mysterious Road memiliki jalan menurun namun terlhat menanjak karena banyak pepohonan di sekitarnya yang membuat jalanan ini menjadi terlihat menanjak. Well, walaupun tempat ini menjadi sebuah misteri, namum banyak yang penasaran untuk membuktikan, jika kita sedang berada di Jeju Island, jangan lupa untuk berhenti di jalan ini dan membuktikan sendiri tentang Jeju Mysterious Road.

Kemegahan Yakcheonsa Temple di Pulau Jeju, Korea

Yakcheonse Temple adalah sebuah kuil megah yang berada di Pulau Jeju, kuil Buddha dari awal Dinasti Joseon. Luasnya 3,305 meter persegi yang menjadi kuil terbesar di Asia Timur. Kuil komplek Yakcheonsa Temple ini teridiri dari kuil induk yang luasnya 2.652 dan ada perumahan 3 lantai untuk para biksu yang tinggal dan menggelola kuil ini. Yakcheonsa Temple tidak hanya populer di kalangan umat Buddha saja, karena tempatnya yang sangat eksotis dan oriental tempat ini sudah menjadi para wisatwan dari seluruh lapisan masyarakat.

Pada saat kita berjalan masuk ke Yakcheonsa Temple kita akan dusuguhkan pemandangan pohon-pohon Tangerin yang sedang ranum, dan lampu lampion yang menambah kesan oriental kuil ini. Memasuki Yakcheonsa Temple, kita akan akan disambut oleh patung Variocana setinggi 5 meter. Dinding di dalam kuil diukir dan dibentuk menjadi potret Buddha dan ada sebuah lonceng Buddha seberat 18 ton berada di depan Dharma Hall. Di dalam kuil ini juga terdapat ribuan patung Buddha yang kecil menghiasi dinding tempat ini.

Di Yakcheonsa Temple terdapat air suci, konon jika kita meminumnya sehabis beribadah akan panjang umur dan sehat selalu. Yakcheonsa Temple sangat mengagumkan garis arsitektur dan perpaduan warna bagunannya pun sangan indah di pandang mata sehingga, membuat Kuil ini selalu ramai dipakai tempat untuk berwisata religi dan sejarah.

Tempat ini sangat ramai jika pada hari raya Chuseok, yaitu hari raya Thanksgiving di Korea Selatan kuil ini akan sangat ramai dengan warga yang beribadah disini. Jika kita sudah puas menikmati kemengahan Yakcheonsa Temple kita bisa membeli souvenir yang di jual di dekal kuil ini, ada banyak souvenir sperti gantungan kunci, dan yang paling banyak dicari adalah coklat Jeju, yaitu coklat yang disini degan krim jeruk tangerine, rasanya enak sekali perpaduan manis dan asam yang membuat ketagihan. Sebaiknya jika kita ingin membeli, belilah coklat ini di Pulau Jeju, jika sudah di luar Pulau Jeju harga coklat ini akan sangat mahal.

Address:
293-28, Ieodo-ro, Seogwipo-si, Jeju-do
제주특별자치도 서귀포시 이어도로 293-28 (대포동)

Type:
Temples/ Religious Sites

Activity Information:
Temple stay

Parking Facilities:
Available

Admission Fees:
Free

Restrooms:
Available