Objek wisata air terjun Kanto Lampo– Kabupaten Gianyar memiliki sejumlah air terjun yang cukup menyedot perhatian warga bahkan juga wisatawan untuk berkunjung lebih dekat, satu diantaranya yang cukup terkenal adalah air terjun Tegenungan dan beberapa lainnya seperti Goa Rang Reng dan air terjun Kanto Lampo, termasuk sejumlah air terjun yang anda nikmati pada saat ikut rafting di sungai Ayung, anak-anak sungai yang mengalir ke tebing sungai juga menciptakan sensasi indah.

Objek wisata air terjun Kanto Lampo terletak di Br. Kelod Kangin, Desa Beng, Kecamatan/ Kabupaten Gianyar – Bali, jarak dari pusat kota Denpasar cukup dekat hanya sekitar 30 km. Sedangkan dari pusat kota Gianyar hanya 3 km saja terletak di sebelah utaranya. Jika anda mau berkunjung ke sini, carilah desa Beng, objek wisata baru di Bali ini bagi kalangan warga lokal sudah disana sangat terkenal, memasuki desa tersebut sudah ada petunjuk yang mengarahkan anda ke lokasi air terjun, atau tanya orang sekitar, mereka akan senang hati memberikan anda petunjuk.

air terjun ini tidak menampilkan tebing-tebing curam, tapi bebatuan yang berhimpitan tersusun acak, beberapa bagian bebatuan datar, sehingga anda bisa berada dan duduk bersantai di bawah atau bagian tengah tebing sambil mandi menikmati segarnya dan jernihnya air terjun tersebut.

Aliran air terjun Kanto Lampo menerpa bebatuan-bebatuan tebing sehingga mengalir perlahan, tidak menciptakan suara gemuruh seperti air terjun lainnya yang menimpa langsung objek di bawahnya dari tebing tinggi. Aliran air di sini menimbulkan cipratan-cipratan air karena menimpa undakan-undakan acak dari tebing. Tempat ini memang menyuguhkan pesona yang sanggup memberikan kenyamanan dan membuat pikiran anda fresh kembali dengan suasana alam yang sejuk dikelilingi semak dan hutan tropis yang hijau.

Aliran air terjun Kanto Lampo cukup jernih untuk mandi, anda bisa mandi dan bercengkrama, bahkan di tengah-tengah tebing sambil duduk bersila seolah seorang pertapa, tentu akan menciptakan efek gambar yang sensasional. Kawasan ini akan ramai pengunjung saat liburan hari raya. Tempat ini selain sebagai tempat rekreasi juga sebagai ajang photo-photo yang keren, sehingga anda selalu eksis di media sosial.

Berkunjung ke sini, bisa dengan kendaraan sendiri, sepeda motor ataupun mobil. Jika anda wisatawan bisa menggunakan jasa sewa mobil di Bali dan bisa juga ikut tour yang disediakan oleh agen perjalanan setempat dan mengunjungi sejumlah obejk wisata di Kabupaten Gianyar lainnya seperti Ubud, Taman Bali Safari and Marine Park, Tampaksiring, Tegalalang dan juga Goa Gaja.

Baca juga:

Hidden Canyon Beji Guwang adalah objek wisata alam menarik di Bali yang berupa ngarai tersembunyi yang berada di Desa Guwang, Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Rute ke lokasi dari By pass Ida Bagus Mantra pada persimpangan lampu merah di Ketewel ke kiri arah Desa Guwang/Sukawati. Sampai Desa Guwang ada patung Garuda ke kanan arah Banjar Wangbung. Sekitar 200 m ada Pura Dalem Guwang, tempat parkir cukup luas ada di samping pura ini. Untuk sampai ke lokasi, butuh perjuangan dengan melewati puluhan anak tangga dan menyusuri sungai berbatu sekitar 700 meter.

Tempat ini buka setiap hari & harga tiket masuk juga cukup murah, hanya bayar Rp 15.000,-/orang untuk semua wisatawan lokal/asing. Untuk pengunjung yang membutuhkan guide ada tambahan biaya lagi.

Ada tempat yang indah dan mempesona yang sering disebut orang lokal sebagai Beji Guwang Hidden Canyon Bali. Ngarai Tersembunyi terletak di desa guwang lalu kata “beji” berarti air mancur yang dimurnikan oleh penduduk setempat.

Beji Guwang Hidden canyon adalah sungai dengan dinding batu yang terbentuk dan bermotif sangat indah karena terkikis oleh air sungai selama ratusan ribu tahun untuk menciptakan sebuah karya yang membuat semua orang kagum. Selain itu ada dinding batu berukir yang indah ada juga beberapa hal lain yang tidak seindah gugusan batu dengan air yang beriak jernih dan tenang di beberapa tempat sehingga Anda bisa berenang di dalamnya.

Tempat damai yang tenang membuat tempat ini sangat cocok untuk meditasi atau yoga karena nuansa yang mendukung terutama tempat ini jauh dari keramaian. Atau bisa juga hanya tempat untuk merefleksikan atau menjadi pembebasan kerumunan burg.

Aliran sungai yang jernih disini diapit oleh tebing batu unik dan alami setinggi 30 meter. Saat ini sudah ramai pengunjung. Ada baiknya tetap hati-hati karena ada beberapa lokasi yang licin.

Di kawasan wisata unik ini ada sebuah pura Beji yang berfungsi untuk mengambil air suci/tirta oleh warga sekitar, dan tempat sembahyang. Bisa dibilang tempat ini termasuk tempat suci bagi umat Hindu, jadi pengunjung harus bisa jaga etika/tata krama untuk menghargai. Lokasi ini tak jauh dari Pasar Sukawati, jadi bisa sekaligus wisata belanja di pasar Sukawati dan wisata ke tempat lain seperti Batubulan jika ingin melihat tari Barong, air terjun Tegenungan, Ubud dan Kintamani.

Fasilitas disini sudah cukup memadai, area cukup luas, toilet, dan tour guide jika pengunjung membutuhkan pemandu.

Baca juga:

Puncak Wanagiri Bali Foto selfie tentu disukai semua orang, terutama anak muda masa kini. Salah satu tempat asik untuk spot foto yang bisa ditemukan adalah di Banjar Yeh Ketipat, puncak bukit Desa Pakraman Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Disini kamu bisa menikmati pemandangan Danau Buyan yang indah sambil menikmati makanan. Ide pembuatan tempat ini adalah inisiatif para pedagang di seberang jalan untuk sekedar bersantai menikmati pemandangan.

Rute ke lokasi dari Denpasar ke arah wisata Bedugul lalu menuju Singaraja. Setelah sampai puncak bukit daerah Wanagiri belok kiri arah Desa Gobleg dan ikuti jalan utama. Beberapa kilometer di kiri jalan sampai lokasi. Di kawasan ini juga masih ada spot lain untuk tempat selfie di tempat berbeda.

Ayunan di puncak ini hanya untuk berfoto, tidak untuk ayunan seperti umunya karena berada di ketinggian dan berbahaya. Kamu bisa ambil gambar sendiri atau bisa minta bantuan petugas yang siap melayani mengambil gambar untuk mendapat hasil gambar yang keren.

Selain itu, kamu bisa foto selfie seperti di Wisata Alam Kalibiru dengan duduk diatas papan ukuran 3 meter persegi sambil menikmati pemandangan. Tempat ini selalu ramai terutama saat liburan dan harus antri jika ingin berfoto. Jika ingin suasana santai datanglah di hari biasa dan cuaca cerah agar hasil foto lebih bagus.

Tempat hits baru ini buka setiap hari. Harga tiket masuk ke puncak Wanagiri cukup murah. Untuk anak-anak & dewasa Rp 10.000,- per orang sudah termasuk foto di ayunan, untuk tarif berfoto di papan kayu Rp 5.000,- per orang.

Rute ke lokasi dari Denpasar ke arah wisata Bedugul lalu menuju Singaraja. Setelah sampai puncak bukit daerah Wanagiri belok kiri arah Desa Gobleg dan ikuti jalan utama. Beberapa kilometer di kiri jalan sampai lokasi. Di kawasan ini juga masih ada spot lain untuk tempat selfie di tempat berbeda. Jika kesini kamu juga bisa sekalian wisata ke tempat lainnya seperti Danau Buyan, Danau Tamblingan, Air Terjun Banyumala, dan Air Terjun Munduk

Baca juga: